Indonesian People and Mainstream

Terkadang gue berfikir bahawa sebenernya orang Indonesia itu terlampau latah dalam menanggapi sebuah mainstream. Kebanyakan dari kita mudah sekali ikut-ikutan dalam sebuah mainstream yang bahkan kita sendiri tidak mengerti.  Kebanyakan dari kita menemukan sebuah trend baru, memperhatikan, mempelajari lalu secara ‘latah’ menirunya dengan versi kita masing-masing. Di dalam aqidah filsafat, gue biasa menamai ini dengan sebutan “Taklid Buta.”

Well, sekarang gue akan menunjukkan studi gue yang sangat lama (saking lamanya gue sampe bisa ngelupain mantan) tentang bagaimana latahnya orang-orang Indonesia terhadap sebuah mainstream. Continue reading

Advertisements

Qurban Kredit

Haloooo.. What we’ve been up to??

So yeah, sekarang kita akan siap-siap  buat ngerayain Idul Adha besok. Gak kerasa ya, kayanya baru kemarin gue lolos dari pemotongan hewan qurban, sekarang gue harus berjuang lagi untuk melarikan diri dari hal yang sama. Yah terkadang memang, kita harus benar-benar melarikan diri untuk tetap hidup.

Eniweii, mumpung lagi suasana Idul Adha, gue mau ngucapin turut berduka cita sedalam-dalamnya untuk semua kambing yang akan gugur esok hari. Semoga kalian tercatat sebagai seorang syuhada, dan daging yang kalian tinggalkan bisa tetap hidup di dalam tubuhku ini. *tepok-tepok perut*

Ngomong-nomong soal hewan qurban, pastinya ga semua orang mampu beli hewan qurban. But sometimes gue fikir,kalo kita sedikit lebih licik cerdik, sebenernya setiap dari kita pasti mampu buat beli hewan qurban, tapi mungkin sistemnya yang beda. Continue reading